Thursday, 13 August 2026
Nasional

Kapolda Ajak Jadikan Nugraha Sakanti Energi Baru Pengabdian

Kapolda Ajak Jadikan Nugraha Sakanti Energi Baru Pengabdian

Kapolda Metro Jaya mengajak seluruh jajaran menjadikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti sebagai energi baru untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolda menyatakan Nugraha Sakanti bukan garis akhir pengabdian, melainkan pendorong moral agar jajaran Polda Metro Jaya terus bekerja lebih baik. Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada Polda Metro Jaya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 TK Tahun 2026.

“Nugraha Sakanti bukan merupakan garis akhir dari pengabdian kita, melainkan menjadi pendorong moral agar seluruh jajaran Polda Metro Jaya terus bekerja lebih baik,” kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.

Selain itu, menurut Kapolda, Nugraha Sakanti bukan sekadar simbol, melainkan bentuk kepercayaan negara atas ketulusan pengabdian jajaran dalam menjaga dan melayani Jakarta. Kapolda menegaskan Nugraha Sakanti wajib dimaknai sebagai amanah negara dan kepercayaan masyarakat yang melekat pada setiap insan Polda Metro Jaya. Sementara itu, upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti Polda Metro Jaya dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.

Penghargaan itu mencerminkan kerja keras, dedikasi, dan loyalitas keluarga besar Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan serta melayani warga. Dalam kesempatan itu, kapolda menutup amanat dengan semangat Jaya Dharma Sevaka sebagai tekad Polda Metro Jaya untuk sukses dalam menunaikan tugas dan pengabdian demi keamanan, kehormatan, dan kemajuan ibu kota negara. Kapolda menyebut capaian itu sebagai hasil kerja bersama seluruh personel, dari jajaran Polda, Polres, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas.

Pada bagian lain amanatnya, kapolda menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta tidak mungkin dilakukan Polri seorang diri tanpa dukungan pihak lain. Kapolda menyebut penghargaan tersebut sebagai buah dari pengabdian kolektif seluruh jajaran, bukan hasil kerja perorangan ataupun satu fungsi saja.

Berita Terkait