Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengingatkan bahwa olahraga bukan hak eksklusif generasi muda. Pesan ini disampaikan dalam sambutan Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026), dengan cara yang hangat dan penuh humor.
Erick menyadarkan hadirin bahwa tantangan penuaan adalah realitas yang akan dihadapi semua orang, termasuk para pejabat dan tamu undangan yang hadir dalam pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026. Justru karena itulah, memulai dan mempertahankan kebiasaan berolahraga sejak dini adalah keputusan terbaik yang bisa diambil siapa pun.
“Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan. Karena semua yang di depan saya termasuk saya hari ini makin tua. Yang di belakang belum tua, tapi nanti tua juga,” kata Erick Thohir.
Pesan inklusif ini sejalan dengan semangat Pekan Olahraga Polri 2026 yang melibatkan berbagai cabang olahraga untuk berbagai kelompok usia dan kemampuan. Olahraga yang baik adalah olahraga yang dapat dinikmati oleh semua kalangan — muda, paruh baya, maupun lansia — sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.