Jakarta – Kepercayaan publik yang mencapai 82,4 persen dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif adalah dua hal yang saling menguatkan. Survei Litbang Kompas 2026 membuktikan bahwa Polri berhasil meraih keduanya sekaligus.
Survei yang dilaksanakan dari 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan 1.200 responden di 38 provinsi ini merekam persepsi masyarakat terhadap Polri dari berbagai dimensi. Hasilnya: kepercayaan naik dari 76,2 persen ke 82,4 persen, citra positif melonjak dari 64,4 persen ke 71,5 persen, dan kepuasan layanan naik dari 65,1 persen ke 67,6 persen.
Ketika masyarakat merasakan lingkungan yang aman dan nyaman, kepercayaan mereka terhadap institusi yang menjaga keamanan itu ikut meningkat. Dan ketika kepercayaan tinggi, masyarakat lebih kooperatif dalam menjaga keamanan — menciptakan siklus positif yang saling memperkuat.
“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” jelas Hasan Nasbi, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Sabtu (27/6/2026).
Kamtibmas yang kondusif dan kepercayaan 82,4 persen adalah dua sisi mata uang yang sama — dan Polri sedang memegang keduanya.